Kepanikan Melanda Jepang Saat Korea Utara Tembakan Rudal




Korea Utara, Selasa (29/8/2017) pagi, membuat Jepang panik karena menembakkan satu rudal balistik melewati pulau Hokkaido dan akhirnya jatuh di Samudera Pasifik.

Melansir NHK, rudal diluncurkan dari sebuah lokasi di dekat Pyongyang, ibu kota Korut dan melesat hingga melewati pulau Hokkaido, pukul 06.00 waktu setempat.

Rudal yang ditembakan oleh Korea Utara seketika menggemparkan penduduk Jepang dengan bunyi alarm khas yang dikirim pemerintah Matahari Terbit ‘J-Alert’ pada pukul 06:02 kepada warga mereka di 12 prefektur termasuk Tokyo dan Hokkaido.

Tidak lama setelah rudal melesat, Perdana Menteri Shinzo Abe memerintahkah para pejabat untuk berkumpul dan menganalisis informasi lainnya termasuk mengaktifkan alarm waspada.

“Misil diluncurkan. Misil diluncurkan. Sebuah misil ditembak dari Korea Utara. Harap evakuasi ke gedung yang kokoh atau bawah tanah,” demikian isi teks itu.

Menurut Japan Times, kiriman J-Alert ke 12 prefektur adalah penyebaran alarm waspada paling banyak tersebar semenjak sistem itu mulai dioperasikan pada tahun 2007. Tak hanya di ponsel, televisi dan siaran radio juga diinterupsi dengan peringatan itu. Bahkan di Pulau Hokkaido, kereta cepat harus dihentikan untuk mendengar pengumuman dari pengeras suara.

Banyak penduduk Jepang yang seakan tak percaya ketika di pagi hari mereka membaca pesan peringatan rudal karena biasanya pesan yang dikirimkan berkutat dengan peringatan gempa yang memang sering kali terjadi di Negeri Sakura.

Peringatan tersebut membuat Ichiro Kondo, seorang nelayan berusia 38 tahun asal kota Erimo di Hokkaido terkejut dan panik. “Peringatan itu memintaku untuk evakuasi, tapi aku tidak tahu gedung mana di kota yang tahan dengan serangan misil. Aku tak tahu ke mana harus pergi,” ujarnya.

Hal yang sama juga dirasakan oleh Ai Onodera. Perempuan 33 tahun yang tinggal di ibukota pulau Hokkaido, Sapporo itu segera menghubungi suaminya yang tengah berada di kota lain. “Aku takut tak bisa bertemu dia lagi,” kata Onodera.

Pada pukul 06.09, alarm kembali berbunyi. Kali ini, datang dari Fire and Disaster Management yang mengatakan bahwa misil telah melewati Hokkaido.

“Jika Anda menemukan sesuatu yang aneh, tolong jangan pernah menyentuhnya,” tambah pesan dari pemadam kebakaran.

Di Hokkaido, polisi menerima setidaknya 90 panggilan darurat. Kebanyakan mempertanyakan di mana harus evakuasi. Sementara sebanyak 40 sekolah di Hokkaido, dan sebagian di timur laut Jepang, ditutup.

Sumber: Liputan 6

BE THE FIRST TO COMMENT

Leave a Comment



thedailyjapan 2221 Articles
Portal Informasi terlengkap dan tips wisata ke Jepang. Kuliner, Budaya, Musik, Film, Hiburan, Olah-Raga, Event dan kota-kota terbaik di Jepang.