Kosakata yang Harus Diketahui Saat Pertama Kali Ke Jepang




Pemerintah Jepang terus berusaha megembangkan kemampuan berbahasa inggris murid-murid sekolah di Jepang

Jepang merupakan tujuan wisata yang cukup diminati oleh orang Indonesia beberapa tahun belakangan ini. Pesona alam dan budaya Jepang yang indah dipromosikan dengan baik oleh pemerintah Jepang sehingga banyak orang-orang, termasuk orang Indonesia, ingin berkunjung ke sana.

Bagi sebagian masyarakat Indonesia, kendala bahasa menjadi kendala terbesar setelah finansial. Bahasa Jepang yang menggunakan kosa kata, tata bahasa, bahkan tulisan yang berbeda dengan bahasa Indonesia membuat sebagian orang khawatir akan tersesat apabila pergi ke Jepang.

Dengan sejuta pesona, Jepang adalah destinasi wisata utama di kawasan Asia

Selain itu, tidak sedikit orang Jepang yang hanya bisa menggunakan bahasa Jepang bahkan cenderung menghindar apabila kita ajak bicara dengan bahasa Inggris.

Agar tidak tersesat saat bepergian di Jepang, ada baiknya Anda mengetahui dan mempelajari beberapa kosa kata di bawah ini.

Baca Juga
Kosakata Sebelum Naik Kereta di Jepang
Memperkenalkan Diri dalam Bahasa Jepang
Tak Perlu Takut Tersesat, Hyperdia adalah Jawabannya
Mencari Penginapan Murah di Jepang dengan Airbnb
  • Untuk Menyapa, Anda bisa menggunakan Ohayou Gozaimasu (selamat pagi), Konnichiwa (selamat siang), atau konbanwa (selamat malam) tergantung waktu anda menggunakannya. Kata Sumimasen (maaf; permisi) juga bisa anda gunakan untuk memulai pembicaran sebelum bertanya.
  • Untuk bertanya, Anda dapat menggunakan kata Doko desu ka? (dimana), Nan desu ka? (apa), Dare desuka? (siapa), Itsu desu ka? (kapan), atau Doushite desu ka? (mengapa), dan Dou desu ka? (bagaimana).
  • Untuk menunjuk sesuatu, Anda dapat menggunakan kata Kore (ini), Sore (menunjuk kepada sesuatu yang berada di dekat kawan bicara), atau Are (menunjuk kepada sesuatu yang berada jauh dari penutur dan kawan bicara).
  • Pada saat berbelanja, Anda dapat menggunakan kata Ikura desu ka? Untuk menanyakan harga suatu barang.
  • Apabila anda melakukan kesalahan dan ingin meminta maaf, dapat menggunakan kata Sumimasen, Gomenasai, atau Moushiwake gozaimasen. Kata Gomenasai mungkin akan terdengar kurang sopan apabila dikatakan kepada orang yang bukan teman dekat sedangkan kata Moushiwake gozaimasen terdengar terlalu formal. Oleh karena itu, Daily Japan menyarankan agar Anda menggunakan kata Sumimasen saja karena dianggap sudah cukup.
  • Apabila anda hendak meminta bantuan dari orang lain, maka gunakanlah kata Onegaishimasu.

Sebagai contoh, apabila anda beragama Muslim dan khawatir makanan anda mengandung babi, dapat bertanya kepada pelayan toko dengan berkata, “Sumimasen, kono tabemono ni buta haitteimasu ka?”  yang artinya maaf, apakah di dalam makanan ini terkandung babi?

Kosa kata lain yang baiknya Anda ketahui adalah:

 Kuukou (airport), eki (stasiun), hoomu (peron), toire (toilet), omizu (air), nomimono (minuman), omise (toko), migi (kanan), hidari (kiri), chotto matte (tunggu sebentar), hoteru (hotel), takushii (taksi), abunai (bahaya) dan tasukete kure (selamatkan saya) yang dapat digunakan apabila nyawa Anda terancam.

Kata-kata di atas mungkin akan sering Daily readers temui apabila di Jepang. Untuk mengetahui kosa kata lainnya yang berguna saat Anda berkunjung ke Jepang, simak terus artikel berikutnya dari The Daily Japan!

BE THE FIRST TO COMMENT

Leave a Comment



thedailyjapan 2225 Articles
Portal Informasi terlengkap dan tips wisata ke Jepang. Kuliner, Budaya, Musik, Film, Hiburan, Olah-Raga, Event dan kota-kota terbaik di Jepang.