Jumlah Anak-anak di Jepang Mencapai Titik Terendah dalam 35 tahun Terakhir




Jumlah anak-anak di Jepang yang berusia dibawah 14 tahun terus menurun selama 35 tahun hingga menyentuh angka 16.05 juta per April 2016. Hal ini menjadi bukti bahwa penurunan angka kelahiran di Jepang terus berlanjut.

Angka tersebut turun sekitar 150,000 dari tahun sebelumnya dan menyentuh angka terendah sejak sensus dimulai pada tahun 1950 lalu. Bila dibagi berdasarkan jeni kelamin, terdapat 8.22 juta laki laki, dan 7.82 Juta perempuan yang berumur dibawah 14 tahun.

Diantara 31 negara dengan populasi diatas 40 juta atau lebih, Jepang menduduki peringkat terbawah dalam rasio antara jumlah anak anak dengan total penduduk dengan 12.6 persen. Sebagai perbandingan, Jerman yang menduduki peringkat kedua terbawah memiliki rasio 13.1 persen.

Baca Juga
Populasi Jepang Turun Hampir Satu Juta Jiwa
Jepang Akan Punah Di Tahun 2040!
Populasi Penduduk Jepang di Wilayah yang Terkena Bencana Terus Menurun
6 Kekurangan Tokyo Dari Kota-Kota Lain di Jepang

Penurunan jumlah anak-anak di Jepang diakibatkan oleh beberapa faktor. Diantaranya adalah gaji pekerja yang tidak cukup untuk menghidupi anak, lalu kemudian sulitnya bagi wanita Jepang untuk memperoleh pekerjaan setelah melahirkan anak.

Hal ini menyebabkan wanita jepang dihadapkan untuk memilih antara karir dengan anak. Banyak dari mereka yang lebih mementingkan karir.

japans-aging-population

Penurunan jumlah anak anak di Jepang ini semakin menekan demografi Jepang. Penduduk yang menua dan angka kelahiran yang terus menurun menyebabkan Jepang harus menanggung biaya perawatan yang tinggi untuk manula dan lansia diatas 65 tahun yang sudah tidak produktif.

Selain itu, penduduk usia produktif yang makin sedikit dapat menyebabkan perusahaan perusahaan di Jepang kesulitan untuk merekrut pekerja baru. Hal Ini secara jangka panjang akan menyebabkan perekonomian Jepang terus mengecil.

Beberapa wacana untuk mengatasi masalah menurunnya jumlah penduduk usia produktif dikeluarkan seperti meningkatkan imigrasi, serta mengurangi jaminan sosial bagi penduduk usia tua. Namun hal ini mendapat pertentangan dari publik Jepang sehingga sulit untuk diimplementasikan.

BE THE FIRST TO COMMENT

Leave a Comment



About thedailyjapan 1807 Articles
Portal Informasi terlengkap dan tips wisata ke Jepang. Kuliner, Budaya, Musik, Film, Hiburan, Olah-Raga, Event dan kota-kota terbaik di Jepang.