Jepang Mulai Larang Penggunaan Smartphone di Dalam Stasiun dan Kereta




Di era modern sekarang ini, banyak orang yang seakan tak bisa lepas dari smartphone, tak terkecuali di Jepang. Meningkatnya pengguna smartphone di Jepang ternyata juga menjadi sebuah sumber bahaya yang besar bagi para pengguna kereta.

Melansir Rocket News, belum lama ini ada sebuah kejadian dimana seorang pria berumur 60 tahun yang menabrak seorang wanita yang sedang serius menggunakan smartphone saat berjalan. Wanita tersebut terjatuh dan cidera di bagian kepala, sehingga pingsan di tempat.

Sang pria menyalahkan wanita tersebut, karena tidak memperhatikan jalan karena fokus melihat smartphone-nya. Namun, setelah ditelusuri, pria yang melakukan aksinya di stasiun Sannomiya ini melakukannya dengan sengaja. Ia telah banyak melakukan kejahatan serupa, pada beberapa orang yang lebih memperhatikan smartphone-nya ketika berjalan.

Untuk menghindari kejadian serupa baik itu disengaja ataupun tidak, JR (Japan Railways) sebagai perusahaan kereta api terbesar di Jepang mulai memberlakukan penggunaan smartphone di dalam stasiun dan kereta.

Pihak JR sendiri sudah melakukan pengumuman dengan menempelkan poster larangan di dalam stasiun, toilet dan peron kereta agar penumpang tak lagi menggunakan smartphone mereka saat di stasiun.

Sebelumnya di bulan November 2016, sekelompok orang menggelar kampanye penggunaan smartphone saat berjalan guna mencegah kejahatan dan kecelakaan. Sedikitnya 36 perusahaan Jepang berpartisipasi dalam kampanye ini terutama pihak perusahaan kereta api dan perusahaan telekomunikasi.