Populasi Terus Menurun, Jepang Akan Punah di Tahun 2040!




Populasi Jepang kian menurun setiap tahunnya

Akankah Populasi Jepang punah pada tahun 2040?

Sebagai tolak ukur negara yang sudah maju, Jepang terlihat sangat baik dalam menata seluruh aspek ketatanegaraannya. Baik dari bidang teknologi sampai dengan aspek sosial.

Bidang sosial meliputi fenomena terkini serta isu masyarakat yang sedang berkembang, masuk dalam lingkup pertimbangan dan diatur dalam perundang-undangan negara.

Pada April 2014, Kementrian Pendidikan Jepang mengeluarkan sebuah peraturan yang dikhususkan untuk seluruh lembaga pendidikan. Peraturannya adalah kebebasan murid dalam menentukan fasilitas sekolah sesuai dengan gendernya yang mereka rasakan.

Baca Juga
Populasi Jepang Turun Hampir Satu Juta Jiwa
Jumlah Anak di Jepang Mencapai Titik Terendah Dalam 35 tahun
Populasi Penduduk Jepang di Wilayah yang Terkena Bencana Terus Menurun
6 Kekurangan Tokyo Dari Kota-Kota Lain di Jepang

Atau penjelasan kasarnya, mereka dapat memilih toilet (laki/perempuan) untuk  digunakan sesuai dengan orientasi seksual yang dirasakan saat itu.

Kami tidak dapat membayangkan bagaimana ramainya toilet wanita oleh siswa laki-laki yang merasa dirinya berubah menjadi wanita pada saat jam makan siang.

Di lain sisi. Kementrian Jepang yang mengurus kependudukan saat ini sedang pusing-pusingnya menghadapi fakta tidak seimbang antara jumlah penduduk muda dengan para lansia. Yang biasa kita ketahui sebagai piramida kependudukan terbalik.

Tabel umur populasi penduduk Jepang

Jumlah kelahiran yang kian sedikit dan terus berkurang tiap tahun. Sudah banyak cara yang dilakukan oleh pemerintah untuk menunjang pertumbuhan penduduk baru.

Mulai dengan pemberian bantuan dana (dimana jumlahnya sangat banyak) bagi keluarga yang melahirkan anak, hingga dengan memajukan umur legal bagi yang menonton JAV (Japan adult video) mulai dari umur 13 tahun, sehingga diharapkan anak-anak yang menonton dapat memunculkan rasa-rasa naluriah untuk berkembang biak sejak dini.

JAV digunakan sebagai media edukasi seks terbaik untuk menunjang angka pertumbuhan penduduk. Kontradiktif sekali jika menilik dari beberapa kebijakan pemerintah jepang yang sangat bertolak belakang.

Angka kelahiran di Jepang terus menurun setiap tahunnya

Pada satu sisi, Jepang yang ingin menumbuhkan jumlah penduduk mudanya, terhalang oleh kebijakan permerintah akan kebebasan memilih gender. Sebuah keputusan yang sebenarnya baik namun kurang tepat jika dikondisikan dengan keadaan situasi Jepang saat ini yang sedang membutuhkan pasangan yang dapat memberikan keturunan.

Hiroya Masuda, mantan politikus yang juga seorang penulis, dalam bukunya yang berjudul Local Extinctions memberikan sebuah kesimpulan dan pernyataan-pernyataan menarik mengenai populasi Jepang berdasarkan hasil risetnya di 896 kota dan desa.

Masuda memprediksikan pada tahun 2040, Jepang mungkin akan menghadapi kepunahan jika melihat statistik jumlah penduduk yang berumur 20 sampai 40 tahun yang terus menurun jumlahnya pada masing-masing kota.

Ditunjang dengan pengobatan yang sangat canggih, serta makin teredukasinya masyarakat akan pentingnya menyantap makanan sehat, membuat jumlah penduduk Jepang menjadi berumur panjang.

Cinta plastik: Seorang pria Jepang yang menikahi sebuah karakter dalam konsol Nintendo DS.

Selain itu tekanan perekonomian yang kian kencang juga terus mendorong tiap individu di Jepang untuk bekerja keras. Sehingga pada akhirnya melupakan hasrat naluriahnya untuk bereproduksi dan menghasilkan keturunan. Robotic country indeed.

Munculnya anime, manga, sampai dengan game simulasi percintaan dapat dijadikan sebuah pelampiasan bagi masyarakat Jepang yang super sibuk.

Dalam tingkatan yang lebih jauh, mungkin saja bisa terbangun sebuah ikatan emosional diantara keduanya. Seperti contoh beberapa kasus pernikahan yang sangat tidak lazim di sana.

Bisa jadi penurunan jumlah populasi adalah harga yang harus dibayarkan untuk menjadi negara besar. Bukan tidak mungkin juga jika nanti negara kita menjadi negara yang maju, akan mengalami isu yang serupa seperti yang dialami oleh Jepang.

BE THE FIRST TO COMMENT

Leave a Comment



thedailyjapan 2235 Articles

Portal Informasi terlengkap dan tips wisata ke Jepang. Kuliner, Budaya, Musik, Film, Hiburan, Olah-Raga, Event dan kota-kota terbaik di Jepang.