Industri Pop Idol Menguras Dompet Sebagian Besar Para Otaku di Jepang




Hampir sebagian besar otaku menghabiskan uang mereka untuk membeli merchendise idola mereka

Ketika anime, maid cafe, dan pasar otaku lainnya terus berkembang di Jepang, kegilaan para otaku akan pop idol juga semakin meroket. Menurut penelitian terbaru dari Yano Research Institute yang berbasis di Tokyo, 13 dari 15 kategori di pasar otaku berhasil diperluas pada tahun 2016 kemarin meski adult game dan video gagal menarik minat para otaku.

Dari data yang didapat, pop idol menjadi kategori yang paling banyak menguras dompet para otaku di Jepang. Pembelian merchendise dari pop idol mengalami kenaikan yang sangat signifikan, yakni 31% atau sekitar 155 milyar yen. Hampir sebagian besar otaku menghabiskan uang mereka untuk membeli barang para idola seperti 48 Grup, termasuk Nogizaka46 dan grup yang berada di bawah naungan Johnny & Associates seperti Arashi dan Hey! Say! JUMP.

Total pengeluaran otaku untuk merchendise pop idol dua kali lipat lebih besar dari yang dihabiskan untuk kategori maid cafe dan cosplay yang berada di peringkat kedua. Satu fakta yang unik adalah ternyata konsumen perempuan menjadi dominan di pasar otaku. Mereka membantu untuk meningkatkan penjualan di kategori game kencan-simulasi sebesar 7%, menjadi 14,6 miliar yen.

Dalam satu dekade terakhir, industri pop idol di Jepang memang sangat meroket. Banyak yang menilai, keberhasilan Akimoto Yasushi melahirkan AKB48 menjadi titik kebangkitan industri ini. Tak heran setelah itu semakin banyak grup pop idol terus bermunculan di Jepang setiap tahunnya.

Sumber: asia.nikkei.com

BE THE FIRST TO COMMENT

Leave a Comment



thedailyjapan 2215 Articles
Portal Informasi terlengkap dan tips wisata ke Jepang. Kuliner, Budaya, Musik, Film, Hiburan, Olah-Raga, Event dan kota-kota terbaik di Jepang.