Homogen dalam Heterogen, Berbuka Puasa di Masjid Fukuoka




Suasana berbuka puasa di Masjid Fukuoka

Sebagai negara yang mayoritas penduduknya bukan sebagai pemeluk agama islam, Jepang ternyata menempatkan dirinya sebagai negara yang sangat bersahabat untuk disinggahi oleh agama manapun.

Hampir diseluruh kota besar yang ada di Jepang terdapat area yang digunakan untuk tempat berkumpulnya bagi komunitas muslim di Negeri Sakura.

Saat ini kami sedang berada di Fukuoka, sebuah kota di bagian selatan Jepang yang terkenal karena pantainya dan beruntung dapat berkunjung ke Masjid An-Nour, tempat ibadah yang menjadi media berkumpulnya komunitas muslim Fukuoka terbesar saat sedang bulan Ramadan.

Ketika memasuki bulan suci, mereka sedang sibuk-sibuknya mengurusi kegiatan-kegiatan masjid, mulai dari menyiapkan berbuka puasa hingga sholat tarawih.

Baca Juga
Masjid Terbesar di Jepang Ramah Kepada non-Muslim
Berpuasa dan Travelling di Tokyo? Bukan Masalah!
Berbuka Puasa di Tokyo Camii
Masjid Kobe, Masjid Tertua di Jepang yang Tetap Kokoh dari Serangan Bom dan Gempa

Seluruh muslim dari berbagai negara yang berdomisili di Fukuoka, menyempatkan datang untuk berbuka puasa bersama, atau hanya sekedar sholat.

Setelah tanya sini-sana info alamat masjid, kami datang kesana dengan sengaja mepet mendekati waktu berbuka puasa, suatu kebiasaan yang sulit untuk dirubah.

Dan benar saja, semua sudah berkumpul banyak orang untuk bersiap berbuka puasa. Seorang bapak yang sepertinya berasal dari kawasan Asia Tenggara memanggil. Ia mengajak kami untuk turun ke basement untuk berbuka puasa bersama.

Dengan sedikit rasa malu tapi mau (karena lapar) kami beranikan untuk berbaur berbuka bersama.

Beberapa orang Indonesia, Malaysia, dan negara-negara yang lain sudah dahulu duduk sambil melahap buah dan minuman yang sudah disediakan di depannya.

Menu makanan berbuka puasa di Masjid Fukuoka
Menu makanan berbuka puasa di Masjid Fukuoka

Setelah dilaksanakannya Sholat Magrib, beberapa orang kembali turun ke bawah. Ternyata setelah ini ada buka puasa ronde dua, kali ini makanan yang berat keluar.

Masakan yang disediakan di dalam masjid dimasak oleh orang yang berbeda setiap hari. Kadang orang indonesia yang memasak, orang Libya, orang Pakistan, atau siapapun yang mau meluangkan waktunya untuk memasak.

Menu berbuka puasa kali ini nasi goreng kambing dengan sayur kubis yang dimasak oleh orang Libya. Cara makan disini disediakan satu nampan besar yang berisi nasi goreng dengan porsi banyak, yang nantinya akan dimakan untuk tiga orang.

Oleh-oleh berbuka puasa di Masjid Fukuoka
Oleh-oleh berbuka puasa di Masjid Fukuoka

Sisa makanan yang banyak dikumpulkan menjadi satu, yang nantinya akan dibagikan kembali untuk siapapun yang mau memakannya lagi.

Sesusai makan besar, beberapa orang langsung berinisiatif membersihkan tempat lalu naik kembali ke lantai atas untuk lanjut menunaikan sholat tarawih.

Setelah selesai puas, kenyang, serta mendapatkan pengalaman baru, tidak lupa kami mengambil beberapa “oleh-oleh” yang sudah sengaja disediakan dari pantia untuk persiapan sahur esok hari. Yang namanya rezeki, nggak boleh kan kalo ditolak? 

BE THE FIRST TO COMMENT

Leave a Comment




About thedailyjapan 1817 Articles
Portal Informasi terlengkap dan tips wisata ke Jepang. Kuliner, Budaya, Musik, Film, Hiburan, Olah-Raga, Event dan kota-kota terbaik di Jepang.