Hayao Miyazaki Akan Kembali Membuat Film Animasi?




Hayao Miyazaki

Dunia film animasi Jepang sedang dihangatkan oleh Makoto Shinkai yang meraup kesuksesan besar dengan karyanya, Kimi no Na Wa. Shinkai bahkan dinilai pantas untuk menjadi penerus sang legendaris Hayao Miyazaki yang pensiun di tahun 2013 silam.

Sebuah kabar yang sebenarnya tidak terlalu mengejutkan pun datang dari Miyazaki di mana ia mengisyaratkan akan kembali untuk membesut film animasi. Hal ini terungkap dalam acara NHK TV special “The Man Who Is Not Done: Hayao Miyazaki” yang tayang di Jepang hari Minggu (13/11) kemarin.

Dalam acara tersebut, Miyazaki mengungkapkan jika ia sedang menggarap sebuah CG animasi pendek untuk Studio Ghibli berjudul Boro the Caterpillar yang rencananya akan rilis pada tahun 2017. Setelah itu, ia juga berencana untuk membuat film animasi penuh.

Rupanya ia tak puas hanya dengan menggarap film animasi pendek. Pria berusia 76 tahun itu kabarnya mengajukan proyek film penuh kepada produser Studio Ghibli Toshio Suzuki pada Agustus silam. Miyazaki meyakinkan jika proyek ini akan selesai pada tahun 2020 atau saat Tokyo menjadi tuan rumah Olimpiade.

Kembali dari masa pensiun sebenarnya bukan hal baru bagi Miyazaki. Pada tahun 1998, ia mengatakan jika Princess Mononoke akan menjadi karya terakhirnya. Setelah itu ia justru berhasil menelurkan 6 karya lainnya. Di tahun 2013 ia mengeluarkan film The Wind Rises yang hingga kini tercatat sebagai film terakhirnya. Film itu berhasil menjadi film terlaris Jepang di tahun 2013 dan meraih penghargaan Japan Academy Prizes’s Animation of the Year.

Menarik untuk menunggu kelanjutan kabar dari sang legenda untuk mengakhiri masa pensiunnya. Dan menarik juga mengulik alasannya. Apa ia merasa ‘panas’ karena Kimi no Na Wa. berhasil mengalahkan pendapatan beberapa film-nya?

 

BE THE FIRST TO COMMENT

Leave a Comment



About thedailyjapan 1817 Articles
Portal Informasi terlengkap dan tips wisata ke Jepang. Kuliner, Budaya, Musik, Film, Hiburan, Olah-Raga, Event dan kota-kota terbaik di Jepang.