FC Tokyo di Jakarta: Menang Berkat Dua Gol Takefusa Kubo




Takefusa Kubo (16 th) mencetak dua gol untuk kemenangan FC Tokyo 2-4 atas Bhayangkara FC | PHOTO: J.League official

Berlangsungnya hubungan diplomatik antara Indonesia dan Jepang memasuki tahun ke-60 dan  diperingati dengan berbagai acara, salah satunya melalui pertandingan persahabatan antara dua tim sepakbola dari kedua negara tersebut. Laga yang bertajuk J.League Asia Challenge 2018 Indonesia tersebut, FC Tokyo menjadi wakil dari J.League dan menghadapi juara Liga 1 musim lalu, Bhayangkara FC.

Ajang ini sekaligus digunakan oleh kedua tim sebagai persiapan menghadapi musim kompetisi mendatang. FC Tokyo sendiri datang ke Jakarta setelah menjalani pemusatan latihan di pulau Okinawa. Total sebanyak 17 pemain tim utama diikutsertakan dalam lawatan kali ini, tiga nama diantaranya merupakan wajah baru yakni Kotaro Omori, Cayman Togashi, dan Diego Oliviera.

Kedatangan FC Tokyo pada Rabu (24/1) sempat mengalami keterlambatan beberapa jam dari jadwal semula, akibatnya para pemain mengalami kelelahan dan memaksa staf kepelatihan membatalkan dua jadwal latihan di lapangan ABC Senayan, Jakarta. Yuichi Maruyama dan rekan baru menampakkan wajah keesokan harinya, Kamis (25/1) di Lapangan Futsal Cilandak, Jakarta Selatan.

Mereka menggelar sesi kepelatihan singkat dengan melibatkan puluhan siswa sekolah sepakbola (SSB) dari sejumlah daerah di Jakarta. Acara tersebut juga dihadiri oleh pemain asing asal Jepang yang bermain di Indonesia, Shohei Matsunaga juga pelatih tim muda Bhayangkara FC, Charis Yulianto.

Sesi latihan perdana bagi tim yang musim lalu menempati peringkat ke-13 J.League divisi 1 tersebut berlangsung pada Jumat (26/1) di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Dalam pernyataannya kepada jurnalis dalam sesi konfrensi pers seusai latihan, pelatih kepala Kenta Hasegawa memanfaatkan sisi kompetitif laga ini sebagai modal persiapan timnya menuju musim liga yang akan datang.

“Kami berterimakasih karena diundang dan diberi kesempatan bertanding melawan tim juara musim lalu, saya berharap pertandingan ini dapat memberi hiburan pada penonton yang hadir.” ujar juru taktik yang musim lalu menangani Gamba Osaka tersebut.

Di hari pertandingan pada Sabtu (27/1) sore, Hasegawa menurunkan para pemain inti musim lalu ditambah tiga pemain baru sejak awal pertandingan. Mereka langsung unggul cepat melalui Masato Morishige di menit ketiga, bek tengah kawakan tersebut menyundul bola hasil sepakan bebas Kosuke Ota tanpa mampu dihalau penjaga gawang Bhayangkara FC, Awan Setho Raharjo.

Selain sebiji gol dari tim tamu, babak pertama juga diwarnai keluarnya kartu kuning dari saku wasit asal Filipina, Steve Supresencia untuk I Putu Gede dari Bhayangkara FC dan Keigo Higashi dari FC Tokyo. Keunggulan tim tamu pun bertahan hingga jeda, dimana riuh penonton nampak ramai bukan karena penampilan kedua tim namun kehadiran tim lengkap JKT48 yang beraksi menghibur para penonton dengan membawakan dua buah lagu.

Penonton kembali bersorak saat babak kedua berlangsung, kali ini dikarenakan Bhayangkara FC yang mampu membalikkan keadaan saat mampu mencetak dua gol melalui dua penyerangnya David Aparecido da Silva dan Marinus Manewar.

Diantara dua gol yang mereka cetak, tim berjulukan ‘The Guardian’ tersebut terpaksa mengganti penjaga gawang saat Awan Setho mengalami cedera lumayan serius selepas berbenturan dengan penyerang Diego Oliviera di kotak penalti. Akibat kejadian tersebut pertandingan terpaksa dihentikan sejenak, dan kiper muda tersebut harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Keunggulan tim tuan rumah rupanya tak bertahan lama, lima menit selepas gol Manewar yang mengejutkan lini belakang FC Tokyo, pemain muda Takefusa Kubo mulai merebut atensi penonton. Ia mencetak gol penyama kedudukan melalui tendangan keras kaki kiri setelah mendapat bola kedua dari Yojiro Takahagi. Penyerang veteran Ryoichi Maeda kemudian membawa FC Tokyo unggul di menit ke-84, sebelum Kubo mencetak gol keduanya sore itu di penghujung pertandingan untuk melengkapi kemenangan FC Tokyo.

Tak bisa disangkal, nama Kubo pun menyeruak sebagai obyek pembicaraan pada sesi jumpa pers sesuai laga. “Bocah yang masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua adalah pemain kelas bintang” puji pelatih tim lawan Simon McMenemy. Bagi pelatih Hasegawa sendiri musim ini klub akan memiliki tanggung jawab lebih besar pada perkembangan Kubo. “Ia harus berusaha keras dan mengambil keputusan dengan tepat karena hal tersebut dapat menentukan keberhasilan atau kegagalannya sebagai pemain profesional” tegasnya.

Cuaca panas juga menjadi lawan kedua dalam penampilan FC Tokyo hari itu. “Saya sudah membayangkan perbedaan Jakarta dan Tokyo yang saat ini tengah berada dalam musim dingin namun tak menyangka suhu di lapangan lebih panas dari perkiraan saya” tutur Hasegawa.

Namun bagi pendukung FC Tokyo, atau Tokyo Ultras, cuaca panas tidak menjadi penghalang untuk hadir langsung dan bersorak sepanjang berlangsungnya pertandingan. Puluhan pendukung yang datang lansung dari Tokyo, nampak larut menyanyikan sejumlah lagu hingga melakukan seremoni kecil mengangkat piala dengan kapten tim Yuichi Maruyama selepas pertandingan, seolah memberi aura postif menjelang bergulirnya musim baru.

BE THE FIRST TO COMMENT

Leave a Comment



thedailyjapan 1802 Articles
Portal Informasi terlengkap dan tips wisata ke Jepang. Kuliner, Budaya, Musik, Film, Hiburan, Olah-Raga, Event dan kota-kota terbaik di Jepang.