Faint Star: Tidak Akan Bosan ke Indonesia!




Faint Star kembali ke Indonesia untuk kelima kalinya dalam kurun waktu satu tahun

Di sore hari yang mendung, dan dihiasi para copslayer yang berlalu lalang, kami mengunjungi Universitas Binus International yang terletak di bilangan Jakarta Selatan. Selain untuk meliput acara BIJAC no Tanjoiwai 9, kedatangan kami kesana adalah untuk bertemu dengan dua gadis cantik, Hina dan Yuria yang tergabung dalam grup Faint Star.

Ini adalah kesempatan kedua kami untuk bertemu dengan Faint Star dan melakukan sesi wawancara. Karena sebelumnya sudah pernah bertemu, suasana wawancara kali ini pun jauh lebih ramah, dikarenakan juga mereka tampaknya sudah mulai familiar dengan suasana Jakarta.

“Apa kabar?” sambutan dari Hina kepada kami saat ingin memulai wawancara. Rupanya ia masih ingat dengan awak The Daily Japan.

Ini adalah untuk kelima kalinya Hina dan Yuri ke Indonesia hanya dalam rentan satu tahun. Dimulai dari gelaran Ennichisai tahun silam, Faint Star berhasil merebut perhatian para pecinta musik Jpop di Tanah Air, terutama mereka yang menyukai idol group.

“Kami cinta Indonesia!!!” ujar Yuri lantang menjawab pertanyaan kenapa mereka sering sekali mengunjungi Indonesia.

“Kami tidak bosan untuk ke Indonesia, para fans disini sangat baik dan ramah. Fans di Indonesia juga lebih meriah dibandingkan di Jepang. Mereka (fans) sering bernyanyi bersama kami, dan meneriakan nama kami. Hal ini sangat berbeda dengan di Jepang.” lanjut Yuri.

Hina pun setuju dengan pendapat rekannya. “Di Jepang, fans nya lebih tenang, beda dengan di indonesia yang lebih lively.”

Satu perbedaan lain antara penggemar mereka di Jepang dan Indonesia kelompok usia. Di Jepang, penggemar mereka di dominasi oleh orang-orang dewasa, sedangkan di Indonesia lebih banyak anak sekolah.

Faint Star sendiri berasal dari “Tokyo Girls Update” yang merupakan sebuah portal berita yang berisi berita tentang musik dan budaya yang menyangkut wanita di Jepang.

Pada 29 Desember 2013, Faint Star mengunggah sebuah teaser di channel Youtube mereka dan diputar sebanyak 3,000 kali diakhir tahun. Sejak itulah nama mereka mulai dikenal oleh banyak orang.

Kini, Faint Star mencoba fokus di dunia industri musik dan terus berjuang mengejar impian mereka. Seperti kita ketahui bersama, dunia idol group di Jepang sekarang ini sudah sangat besar dengan menghadirkan nama AKB48 dan Momoiro Clover Z sebagai yang paling tenar.

Mereka pun mengakui masih harus bekerja keras untuk menuju ke level idol group yang berada di papan atas. “Kami ingin menggelar konser tunggal baik itu di Jepang, dan di Indonesia. Tokyo Dome, Nippon Budokan, itu tempat impian kami untuk menggelar konser tunggal.”

Penampilan Faint Star di BIJAC no Tanjoiwai 9
Penampilan Faint Star di BIJAC no Tanjoiwai 9

Kedatangan Faint Star ke Indonesia kali ini tidak hanya untuk bermain di BIJAC no Tanjoiwai 9 saja, mereka juga menjadi pengisi acara di Japan Wave Expo. Sebuah acara untuk membuka pintu pelaku bisnis fashion di Jepang masuk ke Indonesia.

Faint Star pun sangat menyukai fashion. Selayaknya wanita, mereka kerap berbelanja untuk menunjang penampilan mereka diatas panggung. Mereka biasa memadukan konsep lagu yang akan mereka bawakan dengan pakaian yang dikenakan diatas panggung.

“Kami sangat menyukai dunia fashion, sekarang pun kami bekerjasama dengan My kawaii style untuk menjadi model dan melakukan pemotretan untuk produk mereka. Fashion itu penting untuk wanita.” ujar Yuria.

Selain musik dan fashion, Faint Star sekarang juga disibukkan dengan proyek pembuatan manga yang mengangkat karakter mereka. Proyek ini dikerjakan oleh re:ON comics.

“Menyenangkan (tentang proyek Manga), karena kami juga beranjak dewasa dengan membaca manga. Saya sangat senang membaca One Piece, Hunter x Hunter, dan Shingeki no Kyojin.” aku Hina.

“Ehmmm… kalau aku sangat suka Nana. Ingin rasanya bisa bermain gitar seperti Nana.” papar Yuria.

Meski sudah sering tampil di Indonesia, Faint Star belum memiliki rencana untuk membuat lagu dengan bahasa Indonesia dalam waktu dekat ini. Faktor bahasa masih menjadi kendala utama.

“Tujuan ke arah situ (single bahasa Indonesia) tentu ada, tapi masih sulit diwujudkan dalam waktu dekat. Mungkin nanti jika kami sudah lancara berbahasa Indonesia hahaha.”

“Yang jelas kami sangat menyukai semua hal tentang Indonesia, termasuk makanannya.”

Eh? Makanan? Apa makanan Indonesia favorit kalian? Membahas makanan, muka Hina dan Yuria langsung terlihat ceria dan bersemangat dalam menjawab.

“Nasi gila, wah itu enak banget! Di Jepang tidak ada, jadi saya sangat suka makan itu ketika berada di Indonesia.” ujar Hina. Sedangkan Yuria lebih menyukai mie ayam, meski di Jepang ada ramen, ia tampak jatuh cinta dengan mie dari Indonesia.

Sesi wawancara selama 20 menit pun berakhir, seraya dengan mereka ingin melakukan persiapan untuk penampilan di BIJAC no Tanjoiwai 9. Meski tergolong singkat, wawancara dengan Faint Star kali ini sangat, sangat, sangat menyenangkan.

PS: Nantikan foto-foto ekslusif penampilan Faint Star di BIJAC no Tanjoiwai 9 dalam artikel kami selanjutnya

BE THE FIRST TO COMMENT

Leave a Comment



About thedailyjapan 1806 Articles
Portal Informasi terlengkap dan tips wisata ke Jepang. Kuliner, Budaya, Musik, Film, Hiburan, Olah-Raga, Event dan kota-kota terbaik di Jepang.