Dua Tim Sudah Memastikan Tempat di J1 Musim 2018




Shonan Bellmare berhasil memastikan gelar juara J2 musim 2017 | PHOTO: PENALTY official

Memasuki bulan Nopember, itu berarti liga sepak bola Jepang atau yang terkenal dengan nama J.League akan segera berakhir. Jika kasta tertinggi sedang libur karena saat ini ada jeda internasional, lain halnya dengan divisi-divisi bawah. J.League divisi kedua sudah menemukan dua tim yang berhasil promosi langsung ke J1 untuk musim 2018 mendatang.

Pertama adalah Shonan Bellmare yang berhasil merengkuh gelar juara J2 meski liga masih menyisakan tiga pertandingan lagi pada tanggal 29 Oktober lalu. Pada musim 2016, Yamada Naoki dan kawan-kawan harus rela terdegradasi ke kasta kedua. Namun, keputusan petinggi klub mempertahankan Cho Kwi-Jae sebagai pelatih Bellmare untuk musim 2017 adalah sebuah keputusan yang tepat.

Nyatanya, pelatih kelahiran Kyoto 48 tahun silam ini berhasil membawa anak asuhnya kembali tampil di J.League divisi pertama. Kepastian juara tersebut mereka dapatkan usai hasil imbang melawan Fagiano Okayama 1-1 pada pekan ke-39. Ketika itu, pesaing terdekat Bellmare, yakni Avispa Fukuoka pun meraih hasil imbang melawan Tokyo Verdy yang membuat perolehan poin sudah tidak mungkin terkejar lagi karena liga menyisakan tiga pertandingan saja.

Kemudian, persaingan sangat ketat terjadi dalam perebutan sisa satu jatah promosi langsung ke J1. Setidaknya ada tiga tim yang masih memiliki kesempatan meraihnya, mereka adalah Avispa Fukuoka, V-Varen Nagasaki dan Nagoya Grampus. Dua nama pertama bahkan sempat saling bertukar tempat di posisi runner-up semenjak pekan ke-38 hingga pekan ke-40.

Memasuki pekan ke-41 yang dilaksanakan minggu ini (11-12 Nopember), jatah promosi akhirnya telah ada yang berhasil mendapatkan. Mereka adalah tim asal regional Kyushu, V-Varen Nagasaki yang pernah menjadi salah satu peserta play-off promosi pada musim 2015.

Kepastian promosi mereka tidak terlepas dari hasil pertandingan dua pesaing lainnya. Nagoya Grampus harus rela ‘dibantai’ oleh JEF United Chiba di kandang sendiri dengan kedudukan 0-3. Sementara Avispa Fukuoka hanya mampu berbagi poin dengan Matsumoto Yamaga. Kemenangan atas Kamatamare Sanuki akan menjadi harga mati bagi tim asuhan Takuya Takagi bila ingin bermain di J1 musim 2018.

V-Varen Nagasaki sempat memimpin terlebih dahulu di babak pertama lewat gol Daichi Inui. Namun Kamatamare Sanuki berhasil memberikan perlawanan di babak kedua yang berbuah gol pada menit ke-62. Dengan semangat juang dan motivasi untuk promosi, V-Varen akhirnya berhasil membalikkan keadaan di menit ke-73 lewat gol dari Yusuke Maeda.

Anak asuh Takuya Takagi semakin di atas angin ketika Hijiri Onaga menambahkan keunggulan klub asal Nagasaki menjadi 3-1. Kedudukan tersebut bertahan hingga wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan berakhir. Hasil tersebut membawa V-Varen Nagasaki mengunci peringkat kedua dan promosi ke kasta tertinggi liga sepak bola Jepang untuk pertama kalinya sepanjang sejarah semenjak klub didirikan pada tahun 2005 silam.

Dengan liga yang menyisakan satu pertandingan lagi, akan menjadi laga penentuan bagi tim penghuni peringkat ketiga sampai keenam klasemen J.League divisi kedua untuk memperebutkan satu jatah promosi ke J1 melalui babak play-off. Avispa Fukuoka dan Nagoya Grampus sudah memastikan diri lolos ke babak tersebut, tinggal menunggu dua tim lagi yang masih memperebutkan tempat untuk melakoni laga play-off nanti.

BE THE FIRST TO COMMENT

Leave a Comment



Faiz Fachnaz Saputra 52 Articles
Gamer | IGN: Riyuunyan | Japanese Football Enthusiast | Pokemon Master | Freelance Writer | SAISAI Family x AID x i's