Di Balik Kisah Game Fatal Frame Ada Cerita Misteri Himuro Mansion




Apakah kalian sudah pernah memainkan game Play Station produksi Tecmo Jepang ini? Fatal Frame Zero (零) adalah survival game yang cukup terkenal tidak hanya di Jepang namun juga di negara lain seperti Amerika Utara, Eropa, dan bahkan Indonesia.

Berlatar belakang tahun 1986, alur cerita mengisahkan sepasang kakak-adik Miku dan Mafuyu Hinasaki. Saat Mafuyu menghilang karena mencari seorang novelis terkenal di Himuro Mansion yang berhantu, saudara perempuannya yaitu Miku mencoba untuk mencarinya.

Selama pencariannya di dalam mansion, ia menemukan petunjuk-petunjuk tentang nasib orang-orang yang masuk, yaitu harus melawan hantu yang mengganggu, dan menemukan kebenaran akan ritual gelap yang dilakukan di sana.

Permainan terfokus pada sepasang saudari tersebut dalam menjelajahi mansion dan melawan hantu-hantu dengan menggunkan kamera khusus.

Lalu apakah benar Fatal Frame Zero (零) diangkat dari kisah nyata? Jawabannya adalah game ini terinspirasi dari legenda lokal Jepang tentang Himuro Mansion, tidak sepenuhnya kisah nyata, namun memang berasal dari legenda lokal.

Legenda lokal mengatakan lokasi Himuro Mansion atau sering juga disebut Himikyru Mansion (masih belum bisa dipastikan) berada di kawasan berbatu di luar perbatasan Tokyo.

Cerita legenda Himuro Mansion

Legenda mengisahkan bahwa mansion tersebut telah menjadi tempat bagi salah satu pembunuhan yang paling mengerikan dalam sejarah Jepang modern.

Legenda lokal percaya bahwa sudah beberapa generasi keluarga Himuro telah berpartisipasi dalam ritual Shinto yang aneh dan berbeda yang dikenal bernama “Ritual Mencekik” dengan tujuan untuk mengunci karma buruk dari dunia.

Versi paling terkenal dari kisah ini adalah bahwa karma buruk akan muncul setiap bulan Desember (setiap akhir tahun) melalui sebuah portal di atas tanah mansion tersebut.

Untuk mencegah hal ini, seorang gadis ditunjuk oleh kepala keluarga berdasarkan kelahirannya dan ia diisolasi dari dunia luar untuk mencegahnya mengembangkan ikatan apapun ke dunia luar, yang pada gilirannya akan, membahayakan efek dari ritual.

Di hari Ritual Mencekik, sang gadis akan diikat oleh tali di bagian pergelangan kaki, tangan dan lehernya. Tali tersebut terikat pada sekelompok kerbau atau kuda untuk merobek tubuhnya menjadi dua.

Tali yang digunakan untuk mengikatnya kemudian akan direndam dalam darahnya dan diletakkan di atas pintu gerbang portal. Mereka percaya hal ini dapat mengunci portal untuk setengah abad sampai ritual ini diulang lagi.

Dalam game Fatal Frame Zero (零) dapat ditemukan hantu yang menyerupai gambaran legenda ini, seorang gadis yang diikat tali di pergelangan tangan kaki, dan juga lehernya.

Saat rekaman terakhir dari Ritual Mencekik ini, dikatakan bahwa sang gadis telah jatuh cinta kepada seorang lelaki yang mencoba menyelamatkannya dari ritual.

“Ikatan” dunia ini telah ternodai darah dan jiwanya dan mengacaukan seluruh ritual. Setelah mengetahui cinta sang gadis, kepala keluarga Himuro membunuh semua anggota keluarganya dan karena ketakutan dengan apa yang akan terjadi dia pun membunuh dirinya sendiri.

Ini adalah legenda Himuro Mansion berhantu yang dipercayai masyarakat lokal. Legenda setempat mengatakan bahwa jiwa-jiwa yang terbunuh dari keluarga tersebut masih berkeliaran untuk mengulangi ritual yang gagal dengan menggunakan siapapun yang memasuki bangunan yang ditinggalkan tersebut.

Dilaporkan terlihat percikan darah di dinding, seolah-olah darah tersebut berasal dari tubuh yang ditebas pedang. Banyak juga yang melaporkan melihat roh dan penampakan berpakaian serba putih, membilas pakaian dan menyiapkan alas untuk ritual.

Dalam game Fatal Frame Zero (零) ini bisa ditemukan juga hantu yang berkeliaran dengan gambaran seperti di atas. Terinspirasi dari legenda ini sang Kepala Produser, Makoto Shibata memberikan sedikit kisah mengenai legenda tersebut yang menginspirasinya,

Di sebuah area di luar Tokyo, terdapat sebuah mansion yang dikabarkan telah ditemukan tujuh orang yang dibunuh secara mengerikan.

Di lingkungan yang sama, ditemukan tiga bangunan yang mengelilingi mansion tersebut, yang mana dirumorkan memiliki ikatan dengan masa lalu mansion itu.

Dikatakan ada jaringan terowongan bawah tanah yang terletak di bawah tempat tersebut, tetapi tidak ada yang tahu siapa yang membuat maupun apa kegunaan dari jalur tersebut.

Banyak fenomena yang tak dapat dijelaskan telah dilaporkan terjadi di bangunan tersebut. Jejak tangan yang berdarah ditemukan tertempel di seluruh dinding. Roh-roh bergentanyan ditemukan di lokasi bahkan di siang bolong.

Sebuah tangga sempit mengarah ke loteng di mana jimat arwah-disegel dikabarkan akan terkunci. Seseorang telah melihat jimat ini, dan lalu kemudian menemukan tubuh mereka rusak dan tanda bekas ikatan di sekitar pergelangan tangan mereka.

Ada pula patung tua seorang perempuan mengenakan kimono, namun bagian kepalanya hilang. Bila kau mengambil foto di beberapa jendela, kau akan menemukan seorang gadis muda ikut terfoto.

Kejadian-kejadian ini menghantui masyarakat Tokyo, dan banyak yang percaya bahwa orang-orang yang tinggal dekat daerah itu akan terkutuk. Kematian tujuh orang di atas belum diketahui sebabnya hingga hari ini. ”

Jadi,apakah kalian percaya dengan legenda ini? Kalau kalian ingin merasakan ketegangan menjelajahi Himuro Mansion, kalian bisa memainkan game Fatal Frame Zero (零) ini!

BE THE FIRST TO COMMENT

Leave a Comment



About thedailyjapan 1807 Articles
Portal Informasi terlengkap dan tips wisata ke Jepang. Kuliner, Budaya, Musik, Film, Hiburan, Olah-Raga, Event dan kota-kota terbaik di Jepang.