Cegah Kematian Akibat Kekelahan Bekerja, Gubernur Tokyo Minta PNS Pulang Pukul 20.00




Pada bulan Agustus silam, Yuriko Koike terpilih sebagai Gubernur baru Tokyo

Tokyo dikenal sebagai salah satu kota dengan biaya hidup paling tinggi di dunia. Untuk mencukupi kebutuhan, banyak penduduknya yang kerap kerja hingga larut malam atau lembur. Hal ini sedikit banyak memberikan dampak buruk.

Kematian yang diakibatkan kelelahan bekerja di Tokyo kerap terjadi. Untuk menanggulangi permasalahan ini, Gubernur baru Tokyo, Yuriko Koike memerintahkan seluruh pegawai pemerintahan berhenti bekerja pada pukul 20.00. Dengan pulang lebih cepat, mereka diharapkan akan bisa meluangkan waktu lebih lama bersama keluarga.

Melansir Telegraph, Gubernur wanita pertama dalam sejarah Tokyo itu mengungkapkan jika jam kerja yang berlebihan adalah persoalan klasik masyarakat Jepang yang akhirnya memicu masalah kesehatan berujung kematian dan berkurangnya waktu bersama keluarga.

Tim pencegahan lembur akan dibentuk pada setiap departemen di pemerintah Tokyo yang saat ini memiliki sekitar 170 ribu pegawai. Salah satu cara yang akan diterapkan adalah mematikan lampu di kantor ketika sudah waktunya pulang. Dengan ini diharapkan para pegawai akan segera kembali ke rumah mereka masing-masing.

“Siapa pun yang tidak meninggalkan meja pada pukul 20.00 akan dikenakan ‘pengawasan ketat’, ujar Gubernur Koike.

BE THE FIRST TO COMMENT

Leave a Comment



About thedailyjapan 1817 Articles
Portal Informasi terlengkap dan tips wisata ke Jepang. Kuliner, Budaya, Musik, Film, Hiburan, Olah-Raga, Event dan kota-kota terbaik di Jepang.