Bunga Sakura Ternyata Bisa Mendeteksi Perubahan Iklim




Jepang tengah memasuki musim semi. Musim dimana bunga sakura yang cantik akan bermekaran. Periode ini juga menjadi salah satu waktu terbaik untuk mengunjungi Jepang.

Selain terkenal karena kencantikannya, bunga sakura ternyata memiliki fungsi yang cukup penting di Jepang. Ahli bunga sakura Bruce L Batten mengatakan, sakura memiliki fungsi sebagai simbol dan tanda perubahan iklim.

Hal itu sendiri didukung data dari para pengamat dalam budaya Jepang yang telah mencatat tanggal tahunan waktu puncak mekar sakura selama berabad-abad.

Jika bunga sakura mekar lebih awal seperti yang terjadi di tahun ini, itu berarti iklim di Jepang akan lebih hangat dari biasanya. Sebaliknya, ketika mereka mekar lebih lambat dari biasanya, itu berarti iklim dalam setahun bakal lebih dingin.

Menurut Batten, tanda gejala iklim dari sakura itu pada dasarnya mengonfirmasi sumber ilmiah lain seperti lingkaran pohon dan sampel serbuk sari. Yang mengkhawatirkan, ujarnya, mekarnya sakura dalam beberapa dekade terakhir selalu tiba lebih awal.

“Selama 30 tahun karier saya di Jepang, sakura dan bunga lain pada umumnya bermekaran lebih awal dari periodenya di masa lalu. Ini adalah bukti jelas bahwa iklim menjadi semakin panas,” tuturnya.

Bunga simbol perdamaian yang dalam bahasa Inggris disebut cherry blossoms itu juga menunjukkan tanda serupa di negara lain. Hal tersebut disampaikan Mike Litterst, juru bicara US National Park Service, yang mengamati pohon-pohon sakura di Washington, Amerika Serikat.

“Jadwal mekar dari pohon sakura, seperti kebanyakan tanaman, adalah fenologi, yang berarti bahwa waktu mekar mereka tergantung pada kondisi lingkungan mereka,” ujar Litterst, dilansir dari laman Time.

Sumber: Republika

BE THE FIRST TO COMMENT

Leave a Comment



thedailyjapan 2221 Articles
Portal Informasi terlengkap dan tips wisata ke Jepang. Kuliner, Budaya, Musik, Film, Hiburan, Olah-Raga, Event dan kota-kota terbaik di Jepang.