Beri Makan Kucing Liar di Kyoto, Akan Dikenakan Denda




Kucing liar yang ada di Kyoto dianggap menimbulkan gangguan untuk masyarakat

Bagi para wisatawan asing, khususnya dari Indonesia yang ingin mengunjungi Kyoto sepertinya harus berhati-hati ketika menemui seekor kucing di salah satu kota paling menarik di dunia tersebut.

Sejak tahun lalu, Dewan Kota Kyoto mengesahkan peraturan yang melarang orang memberi makan kucing liar “secara tidak layak”.

Pelanggar peraturan itu diancam denda sampai 50.000 yen Jepang atau Rp 5,4 juta. Itu terjadi jika kucing liar tersebut menyebar dampak yang merugikan bagi kehidupan warga sekitar.

Menurut Dewan Kota Kyoto, peraturan itu bertujuan mencegah gangguan yang ditimbulkan oleh kucing terhadap warga.

Peraturan ini sendiri dibuat setelah pemerintah kota Kyoto menerima lebih dari 700 keluhan terkait kucing liar. Keluhan tersebut mulai dari suara berisik hingga bau tak sedap yang disebarkan oleh kucing liar.

Peraturan yang sudah diberlakukan sejak 1 Juli 2015 ini sempat mendapatkan protes dari organisasi perlindungan hewan. Organisasi perlindungan hewan menganggap peraturan tersebut “tak manusiawi” dan merusak citra kota itu.

Sebagai kota tua, Kyoto pernah menjadi ibu kota kaisar Jepang selama lebih dari 1.000 tahun, sebelum ibu kota Jepang dipindah ke Tokyo. Dengan sejarah panjang dan budayanya yang unik, Kyoto menjadi daya tarik utama pariwisata di Jepang.

Jadi, berhati-hatilah ketika menjumpai seekor kucing di Kyoto!

BE THE FIRST TO COMMENT

Leave a Comment




About thedailyjapan 1817 Articles
Portal Informasi terlengkap dan tips wisata ke Jepang. Kuliner, Budaya, Musik, Film, Hiburan, Olah-Raga, Event dan kota-kota terbaik di Jepang.