Memperkenalkan Diri dalam Bahasa Jepang




Ema dengan tema Love Live! yang banyak ditemui di Kanda Myojin

Belajar bahasa Jepang dapat kita awali dengan mempelajari bagaimana cara memperkenalkan diri kita kepada orang lain. Sebuah peribahasa dalam bahasa Indonesia mengatakan bahwa tak kenal maka tak sayang. Oleh karena itu, mari lah kita pelajari bagaimana caranya berkenalan dalam bahasa Jepang.

Pada saat memperkenalkan diri, biasanya seseorang akan menyebutkan nama, tempat lahir, asal, hobi, jenis pekerjaan, dan umur. Untuk Daily Readers yang masih bersekolah, kalian dapat menyebutkan asal sekolah kalian. Sedangkan untuk Daily Readers yang sudah bekerja, kalian dapat menyebutkan nama instansi tempat kalian bekerja.

Baca Juga
Menyatakan ”I Love You” dalam 47 Dialek Jepang
Mempelajari Tips Berwisata Dari Naruto
Info Public Wi-Fi dan Koneksi Internet di Tokyo
Nakano Broadway: Surga Lain Para Otaku

Contoh kalimat yang digunakan pada saat memperkenalkan diri adalah sebagai berikut.

Hajimemashite, PT. ABC no budi to moushimasu. Watashi wa enjiniia desu. Watashi wa Indonesia kara kimashita. Shusshin wa Jakarta desu. Watashi wa nijuu go sai desu. Shumi wa hon wo yomu koto desu. Kore kara iro-iro yoroshiku onegaishimasu.

Kata hajimemashite adalah kata sapaan yang digunakan untuk memulai perkenalan. Kata tersebut kemudian diikuti dengan perusahaan tempat kita berasal, sekolah, maupun organisasi lainnya yang kita wakili. Pada akhir kalimat, gunakan kata to moushimasu untuk mengakhiri kalimat pertama.

Padanan kata dalam bahasa Indonesia untuk kalimat pertama adalah, “Halo, perkenalkan nama saya Budi dari PT. ABC”.

Profesi atau jenis pekerjaan yang kita lakukan di perusahaan tersebut juga dapat kita sebutkan pada saat berkenalan. Kata enjiniia di sini berarti ahli mesin atau yang juga dikenal sebagai engineer dalam bahasa Inggris.

Kata kara kimashita berarti “datang dari”. Kalimat ini menunjukkan dari mana kita berasal. Padanan kata yang cocok untuk kalimat kedua ini adalah “Saya berasal dari Indonesia”.

Kalimat selanjutnya memberitahukan asal tempat kita dilahirkan. Pada contoh kalimat ini, orang yang memperkenalkan diri tersebut berasal dari Jakarta. Kata shusshin sendiri  dapat merujuk kepada kota maupun negara.

Setelah memperkenalkan dari mana asal kita, berikutnya kita dapat menyebutkan umur kita. Pada artikel kali ini, kami menggunakan kata nijuu go saidesu yang berarti “dua puluh lima tahun”.

Memberitahukan hobi kita pada saat memperkenalkan diri kepada orang lain juga dapat menambah teman yang memiliki hobi yang sama dengan kita. Setelah kata shumiwa, kita dapat menambahkan hobi yang kita gemari dan diakhiri dengan kata suru koto desu. Kata hon wo yomu berarti “membaca buku. Oleh karena itu, kalimat ini berarti “hobi saya adalah membaca buku”.

Untuk menutup kalimat pada saat memperkenalkan diri,  Daily Readers dapat menggunakan kata kore kara yoroshiku onegai shimasu yang dapat diartikan “mulai sekarang saya mohon bantuannya”.

Setelah membaca artikel belajar bahasa Jepang mengenai cara memperkenalkan diri, Daily Readers harus praktekan ya kalimat di atas agar tidak lupa!

BE THE FIRST TO COMMENT

Leave a Comment



thedailyjapan 2221 Articles
Portal Informasi terlengkap dan tips wisata ke Jepang. Kuliner, Budaya, Musik, Film, Hiburan, Olah-Raga, Event dan kota-kota terbaik di Jepang.