Cara Jepang Dalam Mengurangi Jumlah Perokok di Negaranya




Smooking area yang biasa ada di depan stasiun Jepang

Seiringan dengan larangan merokok, masing-masing pemerintah kota telah menyediakan area merokok, terutama di stasiun dan taman. Peron shinkansen dan kereta ekspres, termasuk pula sejumlah gedung dan struktur komersial juga disediakan ruang merokok.

Terhitung mulai tahun 2003, Jepang mulai menggalakkan usaha untuk mengatasi permasalahan perokok pasif di perkantoran setelah meloloskan hukum tentang peningkatan kesehatan.

Dengan berlakunya hukum tersebut, pemerintah pun menawarkan bantuan finansial kepada pebisnis untuk membangun area merokok di kantor atau fasilitas lainnya.

Vending machine rokok di Jepang yang hanya bisa dibeli dengan Taspo

Pergantian tradisi merokok di rumah tangga pun mulai terlihat, terutama dengan semakin meningkatnya kesadaran atas pentingnya kesehatan dan higienitas keluarga. Kebanyakan perokok di rumah akan berdiri di bawah kipas ventilasi di dapur atau merokok di beranda atau balkon.

Para perokok tersebut pun dikenal sebagai hotaruzoku (suku kunang-kunang) karena sinar malam yang dihasilkan dari rokoknya. Sementara itu, rokok dapat dibeli dari vending machine sejak Juli 2008, namun pembelinya harus memiliki Taspo Card. 

Untuk membuat kartu tersebut, para perokok harus mengisi borang aplikasi dan memperlihatkan SIM atau kartu identitas lainnya yang memperlihatkan bahwa mereka telah memasuki umur legal untuk merokok. Sebanyak 98% dari vending machine rokok menggunakan sebuah sistem yang mencegah anak di bawah umur merokok.

Sumber: Nippon

BE THE FIRST TO COMMENT

Leave a Comment



thedailyjapan 1802 Articles
Portal Informasi terlengkap dan tips wisata ke Jepang. Kuliner, Budaya, Musik, Film, Hiburan, Olah-Raga, Event dan kota-kota terbaik di Jepang.