Apa itu Visa Multiple Entry dan Apa Saja Keuntungannya?




Dengan Multiple Visa Entry bisa berkali-kali mengunjungi Jepang tanpa perlu mengajukan visa

Belakangan ini banyak sekali yang tertarik dengan penawaran visa gratis Jepang dengan menggunakan e-passport. Kemudahan mendapatkan visa waiver tanpa harus mengajukan dokumen-dokumen seperti itinerary dan rekening koran menjadi daya tarik utamanya. Namun tahukah anda bahwa penggunaan e-passport bukanlah tanpa risiko?

Mengganti passport lama dengan e-passport tentunya akan membuat lembar riwayat passport anda kosong. Kerap kali terdapat cerita bahwa mereka yang menggunakan e-passport harus melalui proses pemeriksaan yang lebih ketat dari petugas imigrasi di Jepang dikarenakan passportnya yang masih bersih.

Baca Juga
Tips Mendapatkan Visa ke Jepang
Panduan Mengurus Bebas Visa ke Jepang
Pengurusan Visa ke Jepang Kini Dilakukan di Mal Lotte Shopping Avenue
Prosedur Pengajuan Visa Jepang di Japan Visa Application Centre

Belum lagi terdengar pula beberapa cerita orang Indonesia dideportasi dari Jepang yang diantaranya adalah para pengguna e-passport. Sempat beredar isu bahwa dengan keluwesan persyaratan visa waiver membuat sejumlah orang Indonesia overstay atau tinggal lebih lama di Jepang dari ketentuan yang hanya 2 minggu untuk visa waiver. Beberapa diantaranya bahkan mengakali visa waiver untuk mencoba mencari peruntungan kerja di sana yang jelas-jelas menyalahi aturan penggunaan visa waiver.

Dalam beberapa tahun terakhir, persyaratan untuk mendapatkan visa Jepang semakin dipermudah

Tak dapat dipungkiri memang terdapat beberapa kelebihan dari visa waiver. Pertama, Anda tak perlu mengeluarkan biaya lagi ketika mengajukan permohonan visa. Kedua, masa berlakunya adalah 3 tahun dan Anda hanya perlu mendaftarkannya satu kali saja ke kedutaan. Namun perlu dicatat kembali bahwa durasi tinggal selama di Jepang maksimal hanya 14 hari selama satu kali kunjungan.

Tapi tahukah Anda bahwa sebenarnya ada alternatif lain yang lumayan efisien, ekonomis, dan relatif lebih aman? Jawabannya adalah visa multiple entry. Memang untuk mendapatkan visa multiple entry terdapat beberapa persyaratan yang perlu dipenuhi, seperti pernah melakukan kunjungan ke Jepang dalam kurun waktu 3 tahun terakhir atau pernah mengunjungi negara G7 (Kanada, Perancis, Jerman, Italia, Inggris, Amerika, Jepang) lainnya selain Jepang.

Jika belum dapat memenuhi salah satu persyaratan tersebut, maka disarankan untuk terlebih dahulu mengajukan permohonan visa single entry. Memang diperlukan sejumlah berkas seperti itinerary dan rekening koran untuk pengajuannya serta membayar biaya sebesar 370 ribu rupiah.

Pemegang e-paspor bisa mendapatkan bebas visa ke Jepang dengan waiver

Namun dengan membiasakan diri untuk melengkapi dokumen tersebut maka anda akan lebih mudah terhindari dari pemeriksaan ketat ketika sampai di Jepang. Selain itu jika memang harus melalui proses pemeriksaan maka akan lebih mudah bagi anda untuk menjawabnya. Setelah berhasil mendapatkan visa single entry, maka untuk keberangkatan ke Jepang selanjutnya disarankan mengajukan visa multiple entry.

Jika ditelaah kembali visa multiple entry juga punya kelebihan yang tak kalah dari visa waiver. Masa berlaku visa multiple entry adalah 5 tahun dan untuk satu kali kunjungan anda berhak tinggal di Jepang selama 30 hari, lebih lama dibandingkan visa waiver. Dan pastinya Anda akan bebas pergi ke Jepang berkali-kali tanpa perlu mengajukan dan membayar visa selama 5 tahun tersebut.

Dilihat dari segi biaya pun sebenarnya visa multiple entry tak semahal yang dibayangkan jika dibandingkan dengan pembuatan visa waiver. Untuk membuat visa multiple entry memang perlu merogoh biaya sebesar 740 ribu. Tetapi, jika dihitung kembali pembuatan e-passport juga memakan biaya yang mahal, yakni 600 ribu. Belum lagi pembuatan e-passport baru tersedia di beberapa lokasi dan juga perlu mengantri dari subuh. Dengan demikian dapat dilihat bahwa visa multiple entry lebih efisien.

Formulir data diri untuk mendapatkan visa single entry

Untuk kelengkapan dokumen pembuatan visa multiple entry pun tak berbeda jauh dengan permohonan visa single entry. Sekiranya dokumen lain yang perlu ditambahkan adalah bukti riwayat pernah ke Jepang atau negara G7 lainnya sebelumnya yang dapat dilihat dari riwayat perjalanan di passport.

Selain itu, Anda juga perlu membuat surat yang menyatakan kenapa anda ingin berkunjung ke Jepang lagi. Tak ada format khusus untuk surat tersebut, kontennya pun bebas. Alasannya tak perlu terlalu formal, bisa saja menyebutkan bahwa menyukai kebudayaan, musik, alam, atau makanan di Jepang.

Memang permasalahan pengajuan visa ini kembali lagi ke preferensi masing-masing orang. Namun satu hal yang pasti adalah, Jepang sudah menunggu Anda! Olimpiade 2020 semakin dekat dan jangan lewatkan kesempatkan untuk berkunjung ke negeri impian banyak orang tersebut!

BE THE FIRST TO COMMENT

Leave a Comment



Chaula Rininta 7 Articles
C.R.A Food and Travel Hunter 武藤十夢推し @ayaelectro 📷: Samsung A5 2016 + Fujifilm XA3 Jakarta, Indonesia - Singapore ayaelectro.wordpress.com