Akihabara, Diantara Barang Elektronik dan Pop Culture




Akihabara menjadi pusat untuk budaya pop culture di Jepang

Pop Culture Jepang mulai dari anime, hingga sekarang idol group semakin populer. Tidak hanya di Jepang namun sudah mendunia. Satu tempat yang harus dikunjungi bagi kalian yang ingin merasakan dan melihat langsung budaya Pop Culture dari Negeri Sakura tentu saja Akihabara.

Selain menjadi pusat budaya Pop Culture, Akihabara (秋葉原) atau yang biasa disebut Akiba, dikenal juga sebagai tempat pencarian barang elektronik. Ratusan toko, dari yang kecil hingga yang besar, seakan berseraan di Akiba. Toko-toko itu menjual barang-barang seperti komputer, laptop, tv, ponsel, dan barang elektronik lainnya yang baru, ataupun yang dengan kondisi bekas namun masih mempunyai kualitas yang bagus.

Akihabara menjadi pusat budaya Pop Culture di Jepang

Pada era 80’an, meluasnya komputer pribadi di rumah-rumah yang dikenal di Jepang sebagai (“famikon”) membuat toko-toko di Akihabara mulai menjual permainan video, dan toko-toko berantai yang berafiliasi dengan produsen permainan video mulai bermunculan.

Pada tahun 1991, Sofmap muncul sebagai pemain baru di bidang eceran suku cadang komputer dan perangkat lunak bekas/baru. Toko-toko Sofmap menjual sistem komputer yang nantinya sangat populer di Jepang, seperti NEC (PC-8801 dan 9801), Sharp (X68000), dan Fujitsu (FM-Towns). Toko-toko berantai Sofmap lalu mulai bermunculan di sejumlah lokasi di Akihabara.

Akihabara sudah sejak lama menjadi pusat pencarian barang elektronik di Tokyo

Tak lama berselang, demam anime melanda Jepang bersamaan dengan makin populernya permainan video. Para penggemar sejati manga, anime, dan permainan video melahirkan generasi baru yang disebut otaku, dan mereka berbelanja di Akiba. Sejak saat itu, wilayah ini tak hanya menjadi pusat pencarian barang elektronik, namun juga menjadi pusat pop culture di Jepang.

Tahun 2001, sebuah maid cafe bergaya Eropa klasik bernama “Cure Maid Cafe” dibuka di di lantai 6 GEE! Store. Tempat yang dikelola oleh induk perusahaan COSPA ini disebut-sebut sebagai maid cafe pertama di Akiba. Setelah itu, maid cafe semakin menjamur di sini. Di tahun 2006, AKB48 membuka theater mereka di Don Quijote yang kemudian menjelma menjadi idol group terbesar di Jepang.

Theater AKB48 yang berada di lantai 8 Don Quijote

Lokasi Akihabara sangat mudah dijangkau, dengan menggunakan kereta JR Yamanote Line. Dari stasiun, ada dua pintu keluar yaitu yang mengarah ke Elektronik Town Center, dan yang menuju ke Yodobashi Camera. Di depan stasiun juga terdapat kafe AKB48 dan Gundam.

Jika ingin mencari barang-barang elektronik, toko-toko seperti Sofmap, Yodobashi Camera, Laox, yamada Denki, dan Akky patut untuk disinggahi. Keuntungan lainnya berbelanjan di Akiba adalah banyak toko yang tidak membebankan pajak atau gratis pajak kepada para wisatawan asing, dengan menunjukan paspor.

Yadobashi Akihabara, salah satu tempat untuk mencari barang elektronik

Untuk barang-barang seputar otaku, tentu saja yang harus dikunjungi adalah Don Quijote. Selain itu mandarake, gamers, dan Radio Kaikan. Untuk maid cafe, datanglah ke home cafe yang juga terdapat di Don Quijote. Namun jangan khawatir, karena maid cafe di Akiba tersebar di banyak tempat.

Gundam Cafe yang terletak di depan stasiun Akihabara

Di Don Quijote kita pun bisa berbelanja barang-barang yang bisa dijadikan oleh-oleh untuk kerabat dan sahabat dengan harga yang terjangkau. Memang Don Quijote juga ada dibeberapa tempat lainnya di Tokyo, namun yang di Akiba bisa dibilang yang paling lengkap.

Jadi, saat berada di Jepang, jangan lupa untuk mampir ke Akiba!

BE THE FIRST TO COMMENT

Leave a Comment



About dshiryu13 7 Articles
デライ You only live once but you can be fat forever✌ thedailyjapan.com