Adose-cho, Kota yang Melarang Penduduknya Mengkonsumsi Timun




Timun merupakan salah satu sayuran yang paling digemari oleh masyarakat Jepang. Timun dianggap sebagai sayuran serbaguna yang menyegarkan dan sangat baik untuk kesehatan.

Selain dimakan, timun bisa diukir menjadi kerajinan tangan yang lucu, bahkan diberikan sebagai makanan spesial kepada hewan kesayangan.

Terlepas dari sejuta manfaat yang dimilikinya, ternyata ada satu kota di Jepang yang dengan tegas melarang penduduknya menanam dan mengkonsumsi timun.

Adalah Adose-cho, sebuah kota kecil di Prefektur Fukui yang menerapkan peraturan tersebut. Kira-kira apa alasannya?

Kepercayaan menjadi alasan utama mengapa timun sama sekali tidak boleh dikonsumsi dan ditanam disini.

Susanoo-no-Mikoto, Dewa yang dipuja di Kuil Yasaka, memiliki dendam terhadap sayuran tersebut.

Legenda yang beredar di masyarakat menyatakan bahwa pada suatu ketika Susanoo takut pada petir sehingga ia bersembunyi di bawah rak yang penuh dengan timun di atasnya.

Namun rak tersebut jatuh dan salah satu timun tersebut mengenai matanya. Kejadian itu membuat salah satu mata Susanoo menjadi buta dan sejak saat itulah ia menjadi sangat membenci timun.

Susanoo-no-Mikoto, Sang Dewa Pembenci Timun
Susanoo-no-Mikoto, Sang Dewa Pembenci Timun

Meskipun terdengar sedikit tidak masuk akal, namun ternyata penduduk Adose-cho menganggap legenda Susanoo dan timun tersebut sebagai hal yang serius.

Perwakilan Kuil Yasaka mengklaim bahwa suatu hari ada seorang pemuda yang mencoba mengabaikan peraturan dan menanam timun di kebunnya.

Yang terjadi adalah kuda peliharaan pemuda tersebut tiba-tiba kabur dan mati beberapa waktu kemudian.

Jadi, jika kalian berencana untuk mengunjungi kota mungil ini, jangan sekali-kali membawa atau mengkonsumsi timun ya!

Sumber: rocketnews24

BE THE FIRST TO COMMENT

Leave a Comment




About thedailyjapan 1817 Articles
Portal Informasi terlengkap dan tips wisata ke Jepang. Kuliner, Budaya, Musik, Film, Hiburan, Olah-Raga, Event dan kota-kota terbaik di Jepang.