8 Geisha Paling Cantik dan Tersohor dalam Sejarah Jepang




Banyak orang yang salah kaprah sata mendengar kata geisha. Bayangan yang terlintas di kepala mereka adalah seorang seniman tradisional Jepang yang mengandung konotasi prostitusi atau kata lainnya adalah sebagai seorang wanita penghibur.

Geisha sendiri dalam bahasa Jepang memiliki arti “orang seni” atau orang yang terampil dalam seni tradisional Jepang seperti musik, tari, menyanyi, dan upacara minum teh. Pada awalnya, kebanyakan pria yang mengambil peran sebagai seorang geisha.

Seiring berjalannya waktu, jumlah pria yang tertarik menekuni bidang ini kian menurun, maka para wanita segera mengambil alih. Menurut cerita, sebagian wanita yang menjadi geisha ketika itu merupakan mantan pelacur, meski tidak semuanya.

Meskipun geisha akhirnya dikenal sebagai wanita penghibur, mereka tetap dianggap sebagai seniman dan tak sedikit yang popularitasnya menyerupai sosok selebriti. Dalam sejarah geisha, berikut ini beberapa yang paling tersohor.

1. Sakae

Dia adalah salah satu sosok geisha yang paling populer pada masa perang Jepang-Rusia meski hingga kini tidak diketahui nama aslinya. Sakae biasa bekerja di Shitaya. Saking populernya, wajah cantiknya pun terpampang di lembaran kartu pos yang beredar di seluruh Jepang.

2. Eitaro

Wajahnya yang cantik dan anggung saat beraksi sebagai geisha membuat tak sedikit orang yang tertipu jika ia adalah seorang pria. Eitaro memilih menjadi geisha untuk mengikuti jejak ibunya dan dikenal sebagai pria pertama yang menjadi geisha di zaman modern.

3. Mineko Iwasaki 

Di tahun 1970-an, Mineko Iwasaki adalah geisha yang paling populer dan menjadi narasumber dalam penulisan novel Memoirs of a Geiha. Saat Mineko memutuskan untuk pensiun, beritanya sampai menimbulkan kehebohan yang besar di Jepang. Sekarang ini, ia mengelola bisnis dan mengajarkan seni bersama suaminya.

4. Yuki Kato

Geisha yang berasal dari Gion ini menggegerkan publik saat memutuskan menerima pinangan pria asing bernama George Morgan yang bekerja sebagai bankir. Nama Yuki Kato sendiri mencuat pada tahun 1951 berkat drama musikal yang didasarkan pada kisah hidupnya.

5. Yoha

Wanita yang terlahir dengan nama Chiso Takaoka ini memiliki skandal asmara yang menimbulkan kontroversi di Jepang pada pada akhir era Meiji dan awal era Taisho. Skandal yang membuatnya memotong sendiri jari kelingkingnya sebagai bukti kesetiaan kepada kekasihnya. Skandal tersebut juga membuatnya harus meninggalkan Osaka dan memulai karir barunya di Tokyo.

6. Shizu Tamukai

Manryu memiliki nama asli Shizu Tamukai. Dia kerap disebut sebagai perempuan tercantik di Jepang pada akhir era Meiji. Berkat kecantikannya, karirnya sebagai geisha pun cepat melambung.

7. Sadayakko Kawakami

Geisha sekaligus aktris modern pertama dari Jepang. Sadayakko Kawakami atau dikenal dengan nama Sada Yacco di Amerika Serikat. Sosok wanita yang terpelajar, hal yang terbilang langka pada abad 19. Sebelum memutuskan untu menikah dan menjadi aktris, Sadayakko sempat menjadi simpanan Perdana Menteri Ito Hirobumi.

8. Sayuki

Sosok wanita asing pertama yang berprofesi menjadi geisha resmi. Fiona Graham yang mengenyam pendidikan di Universitas Oxford adalah seorang antropolog yang kemudian mengabdikan diri untuk menjadi geisha di distrik Asakusa dan dikenal dengan nama Sayuki.

Sumber: merdeka

BE THE FIRST TO COMMENT

Leave a Comment



thedailyjapan 2225 Articles
Portal Informasi terlengkap dan tips wisata ke Jepang. Kuliner, Budaya, Musik, Film, Hiburan, Olah-Raga, Event dan kota-kota terbaik di Jepang.