7 Kota Terpenting di Jepang




Higashiyama, salah satu distrik di Kyoto

Jepang memiliki 47 prefektur atau provinsi yang tersebar di lima pulau utama dari total 6.852 pulau yang mereka miliki. Dari 47 prefektur, terdapat banyak kota besar yang memiliki daya tarik masing-masing. Jika kita perkecil, ada 7 kota besar yang memiliki peranan penting dalam mendukung Jepang menjadi negara yang maju.

Berikut 7 kota paling penting yang ada di Jepang!

1. Tokyo

Sebagai ibukota sudah tentu Tokyo adalah kota paling penting di Jepang sekaligus menjadi pusat pemerintahan. Tokyo dibagi kepada Daratan dan kepulauan. Bagian Daratan terletak di sebelah barat laut Teluk Tokyo, sekitar 90 km timur ke barat, dan 25 km utara ke selatan dan dengan populasi lebih dari 13 juta jiwa.

Ramainya orang yang menyebrang di Shibuya Crossing justru menjadi daya tarik utama dari tempat ini
Ramainya orang yang menyebrang di Shibuya Crossing justru menjadi daya tarik utama dari tempat ini

Kota ini mulai dijadikan sebagai ibukota kekaisaran pada tahun 1868 untuk menggantikan Kyoto. Sejak saat itulah kota yang awalnya bernama Edo ini diubah menjadi Tokyo atau Ibukota timur. Selain menjadi pusat pemerintahan, Tokyo juga menjadi pusat industri, perdagangan, dan pendidikan di Jepang.

2. Yokohama

Kapal Hikawa Maru
Kapal Hikawa Maru

Kota pelabuhan yang terletak di bagian sebelah barat Teluk Tokyo ini merupakan kota terbesar nomor dua di Jepang setelah Tokyo dengan populasi sebanyak 3,6 juta. Setelah Jepang membuka diri dari politik isolasi di akhir abad ke-19, kota Yokohama yang awalnya adalah sebuah desa nelayan mengalami perkembangan yang sangat pesat.

3. Osaka

Kota berpendudu nomor tiga di Jepang setelah Tokyo dan Yokohama. Osaka adalah kota terbesar di kawasan Keihanshin sebagai pusat industri dan pelabuhan untuk daerah metropolitan Osaka-Kobe-Kyoto. Osaka merupakan sebuah metropolis air yang dikenal dengan sungai-sungainya dan jumlah jembatan terbanyak di Jepang. Ada dua pusat kota di Osaka, yakni Umeda di sebelah utara, dan Namba di sebelah selatan.

Kastil Osaka
Kastil Osaka

Kedua pusat kota ini dihubungkan oleh jalan utama yang bernama Midosuji. Kantor-kantor perdagangan, bank, dan konglomerat Jepang umumnya terpusat di sekitar Jalan Midosuji. Jalan Midosuji dikenal dengan pemandangan daun-daun pohon ginkgo yang menguning di musim gugur. Osaka juga disebut sebagai “dapur bangsa” dan menjadi pusat perdagangan beras pada periode Edo.

BE THE FIRST TO COMMENT

Leave a Comment



thedailyjapan 2225 Articles
Portal Informasi terlengkap dan tips wisata ke Jepang. Kuliner, Budaya, Musik, Film, Hiburan, Olah-Raga, Event dan kota-kota terbaik di Jepang.