23.6% Anak Muda di Jepang Pernah Ingin Melakukan Bunuh Diri




Kematian dengan cara bunuh diri masih menjadi pekerjaan rumah untuk Jepang. Tingginya biaya hidup serta tuntutan pekerjaan yang berat masih menjadi alasan utama orang Jepang memilih untuk mengakhiri hidup mereka.

Berdasarkan hasil survey terbaru yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan Jepang hari Rabu (21/3) kemarin, satu dari empat anak muda di Jepang mengaku jika mereka pernah merasa ingin melakukan bunuh diri.

“Untuk lelaki dan wanita yang berusia sekitar 20 tahun atau lebih, sebanyak 23.6% menyatakan pernah merasa ingin  bunuh diri. Angka ini tertinggi sepanjang survei yang pernah dilakukan kementerian kesehatan Jepang saat ini,” ujar sumber tribunews.

Survei ini sendiri dilakukan pada akhir Oktober 2016 dan melibatkan 3000 orang anak lelaki dan wanita dengan usia 20 tahun atau lebih di Jepang. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan dua survei sebelumnya yang dilakukan setiap empat tahun.

Dari responden yang mengikuti survey, mereka juga ditanyakan bagaimana akhirnya mereka mengurungkan niat untuk melakukan bunuh diri. 36.7% dari merkea menjawab dengan mengalihkan perhatian kepada hobi atau fokus kepada kerja. Sedangkan 32,1% karena mendapat nasehat dari keluarga dekat, teman dan teman di tempat pekerjaan.

Sejatinya jumlah kematian bunuh diri di Jepang menurun 9.4%. Jumlah kematian dengan cara bunuh diri tercatat sebanyak 21,764 orang per tahun atau sekitar 60 orang bunuh diri per hari di Jepang.

Meski angka tersebut menurun namun masih terbilang sangat tinggi jika dibandingkan dengan negara lain. Pemerintah juga sudah berusaha meningkatkan ruang konsultasi bagi orang mengalami masalah pribadi dan merasa ingin bunuh diri di masyarakat.

BE THE FIRST TO COMMENT

Leave a Comment



thedailyjapan 2225 Articles
Portal Informasi terlengkap dan tips wisata ke Jepang. Kuliner, Budaya, Musik, Film, Hiburan, Olah-Raga, Event dan kota-kota terbaik di Jepang.